MASALAH SOSIALISASI LARANGAN MEMFOTOKOPI E-KTP

Ultimafriends nih menurut  kompas.com, warga banyak yang menyesalkan telatnya informasi bahwa e-KTP tak boleh difotokopi. Jikapun disuruh membuat lagi, mereka juga keberatan.

Menanggapi persoalan e-KTP ini, anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan, karena Kemendagri lalai mensosialisasikan larangan fotokopi e-KTP, maka Pemerintah Daerah harus membantu, tidak terkecuali Pemprov DKI Jakarta. Pemprov bisa meminta camat dan lurah menyebarluaskan informasi tersebut.

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Barat menilai larangan untuk memfotokopi e-KTP sangat terlambat. Seharusnya sosialisasi tersebut sudah diberikan sebelum e-KTP diproses perekaman datanya.
larangan men-staples e-KTP, memfotokopi lebih dari satu, serta men-scan e-KTP karena akan menyebabkan chip yang tertanam di dalam e-KTP menjadi rusak.

Menurut Fauzi, kalaupun nantinya masyarakat harus melampirkan fotokopi e-KTP, pemerintah berharap hanya dilakukan satu kali. Sedangkan jika ingin memperbanyak fotokopian tersebut bisa menggunakan lembar fotokopian yang sudah digandakan.

Wah birokrasi pemerintah makin menyulitkan aja ya. Semoga muncul kebijakan yang lebih baik yang ya Ultimafriends.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s