LIMA HUKUMAN MATI PALING MENGERIKAN DI DUNIA

Hukuman mati telah ada sejak jaman dahulu kala di berbagai belahan dunia. Namun hingga saat ini, kehadirannya masih menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Berikut ini 5 Hukuman Mati Paling Mengerikan di Dunia versi Count Down UMN Radio.

Urutan pertama ditempati oleh Garrote. Garrote adalah adalah alat hukuman mati pada jaman dulu. Alat ini digunakan untuk mencekik leher seseorang sampai mati atau bisa juga digunakan untuk mematahkan leher seseorang. Biasanya garrote ini berbentuk kursi, dimana tahanan duduk disana dan algojo akan berdiri dibelakangnya sambil mengencangkan besi yang akan menekan leher tahanan. Alat ini digunakan di Spanyol sampai akhirnya dilarang pada tahun 1978.

Di urutan kedua adalah Scaphism. Scaphism adalah metode hukuman mati yang dilakukan oleh bangsa persia kuno. Scaphism ini dilakukan dengan menempatkan orang pada sebuah perahu atau balok kayu dengan muka menghadap ke atas. Orang yang dihukum tersebut akan dipaksa meminum susu dan madu hingga diare berat, sedangkan tubuhnya akan dilumuri madu sehingga menarik serangga pada dirinya. Korban yang tak berdaya tersebut akan tetap mengambang di rawa dan berada disitu bersama kotorannya. Sehingga lama kelamaan korban akan mati akibat banyaknya serangga yang berkembang biak pada tubuhnya. Hukuman ini dirancang agar korban mengalami kematian yang lama dan menyakitkan.

Berikutnya, di urutan ketiga ada Flaying. Hukuman mati yang satu ini dilaksanakan dengan memisahkan kulit korban dari dagingnya. Pada hewan yang akan dikonsumsi proses ini dikenal dengan nama dikuliti. Hukuman mati ini kerap dilakukan pada jaman Asiria kurang lebih 20 – 15 tahun Sebelum Masehi.

Berlanjut ke urutan empat ada Brazen Bull. Brazen Bull atau Sicilian bull adalah alat penyiksaan atau eksekusi mati pada jaman yunani kuno. Alat ini akan berbentuk sebuah banteng yang terbuat dari besi dengan pintu pada satu sisi. korban akan dimasukkan didalamnya, dan api akan dinyalakan di bawah banteng itu, sehingga lama kelamaan korban akan mati terpanggang hidup-hidup.

Di urutan terakhir, ada Dra Wing and Quartering. Pada proses hukuman ini, korban akan digantung kemudian tubuhnya dipotong menjadi beberapa bagian. Hukuman ini kerap dilakukan di Inggris pada abad pertengahan. Hukuman Dra Wing and Quartering dilakukan pada orang yang melakukan tindak kejahatan tingkat tinggi, yang dianggap lebih kejam dari kejahatan lainnya. Korban akan ditempatkan di tiang gantungan, kemudian sesaat sebelum tewas, tubuh korban akan di-disembowelment dan dikebiri. Isi perut korban akan dibakar, dan setelah korban meninggal, tubuhnya akan dipisahkan menjadi 4-5 bagian. Biasanya bagian tubuh kepala akan dipajang di kota sebagai bentuk peringatan kepada orang-orang.

Itulah 5 Hukuman Mati Mengerikan di Dunia versi Count Down UMN Radio.